Kimia Medisinal 4

 Sifat fisikokimia obat meliputi kelarutan yang mana berperan dalam proses farmakokinetika obat, semakin baik larutan maka akan semakin cepat mencapai efek terapeutik.Kedua,PH agar tidak terjadi alkalosis atau kondisi di mana darah terlalu banyak basa,Ketiga stabilitas yang mana jika obat tidak stabil maka akan menurun atau hilangnya khasiat dari suatu obat, yang keempat viskositas biasanya untuk sediaan cair obat.

Link Video materi kimia medisinal pertemuan 4" sifat fisikokimia obat"

https://youtu.be/_HcyjhdBlM4

Komentar

  1. bagaimanakah cara senyawa pembawa dan senyawa pengompleks seperti siklodexstrin dalam meningkatkan kelarutan obat dan apakah ada cara lain dalam meningkatkan kelarutan obat selain cara kompleks?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cara senyawa aktif dan senyawa pengkompleks seperti siklodekstrin dalam meningkatkan kelarutan obat yaitu pada saat kita memformulasikannya atau membuat suatu obat yang mana senyawa aktif seperti zat aktif obat dicampurkan dengan senyawa pembawa atau senyawa pengompleks contohnya siklodekstrin, cara ini dapat meningkatkan suatu kelarutan obat. Cara lain dalam meningkatkan kelarutan obat yaitu dengan penurunan ukuran partikel. Ukuran partikel sangat erat kaitannya dengan kelarutan semakin kecil ukuran partikel maka semakin besar luas permukaan sehingga kemungkinan partikel itu terdisolusi semakin besar pula, atau laju absorpsi meningkat. Memperkecil ukuran partikel itu pada saat kita membuatnya atau pada saat penggerusan yang dapat memperkecil suatu ukuran partikel.

      Hapus
  2. 2.salah satu yg mempengaruhi farmakokinetika obat yaitu viskositas (kekentalan) contohnya krim yang memiliki viskositas yg baik yaitu 2000-50.000 lalu bagaimana viskositas yg baik pada sirup? Dan berikan alasannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Viskositas dapat mempengaruhi farmakokinetika Karena untuk mencapai suatu efek terapeutik. Untuk sediaan sirup apabila viskositasnya itu tidak tepat maka sifat mudah dituangnya itu akan sulit dalam penggunaannya. Jika sirup terlalu kental maka dia sulit untuk dituang, sirup merupakan sediaan cair namun apabila dia terlalu cair maka dikawatirkan terlalu banyak air dalam sediaannya daripada zat aktif.untuk viskositas terbaik sirup adalah 1-3 dPas .

      Hapus
  3. 3.Bagaimana aktivitas obat didalam tubuh yg kelarutan nya rendah namun telah dikonsumsi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentu penyerapan nya juga buruk,karena jika kelarutan rendah, absorpsi nya sulit sehingga pencapaian bioavailabilitasnya berkurang/rendah,dan akhirnya untuk mencapai efek terapinya lama/ kesembuhannyapun lama

      Hapus
  4. Kesimpulan dari pertanyaan 1 Jadi caranya yaitu membuat suatu obat yg zat aktif obatnya dicampurkan dengan senyawa pembawa / pengompleks. Cara lainnya yaitu dengan penurunan ukuran partikel saat penggerusan dengan memperkecil ukuran partikel, luas permukaan semakin besar dan partikel nya terdisolusi semakin besar pula.

    Kesimpulan dari pertanyaan 2 Jadi viskositas yg baik pada sirup adalah 1-3 dpas. Jika viskositas pada sirup tidak sesuai maka sifat mudah dituang nya akan sulit, jika sirup terlalu kental sulit dituang dan jika terlalu cair dikhawatirkan terlalu banyak air dibandingkan zat aktifnya

    Kesimpulan dari pertanyaan 3 Penyerapannya buruk, jika kelarutannya rendah, absorpsi nya sulit sehingga pencapaian bioavailabilitas nya berkurang dan akhirnya mencapai efek terapinya lama sehingga kesembuhannya pun lama

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 13

Metode Farmakologi 4

Isolasi Senyawa bioaktif 15