Metode Farmakologi 2

 Link YouTube materi pertemuan 2 " pengujian Antimalaria secara in Vitro dg uji LDH "

https://youtu.be/774mthulxs0



Komentar

  1. Dari video diatas anda membahas mengenai pengujian LDH secara in vitro, Lalu Bagaimana prosedur dalam pengujian LDH secara in vitro dilakukan dalam pengembangan obat baru?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Prosedur dalam pengujian LDH secara in Vitro dalam pengembangan obat baru yaitu melibatkan senyawa aktif pada tanaman. Nah beberapa obat itu bersumber dari tanaman, dan pada saat uji LDH ini kita juga melibatkan tanaman sebagai kunci dari pengamatan bakteri /plasmodium yang kita amati, ekstrak dari tanaman kita taruh ke media plasmodium,ketika senyawa aktif tanaman tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri atau parasit malaria maka tanaman itu dapat kita jadikan sebagai obat baru antimalaria yang bisa dikatakan sebagai pengembangan obat baru

      Hapus
    2. Jadi dapat dikatakan pada pengujian LDH secara in vitro dalam pengembangan obat baru itu fokus nya yaitu senyawa aktif yang terdapat pada suatu tanaman itu sendiri, dimana senyawa didalam tumbuhan tersebut dapat dijadikan sebagai pengobatan pada suatu penyakit. Pada pengujian in vitro dengan LDH ini, mengapa menggunakan darah sebagai nutrienya?

      Hapus
    3. darah digunakan sebagai nutrien karena untuk perkembangan bakteri plasmodium didalam medianya,ketika pengujian invitro,bakteri harus tumbuh agar nanti dapat melihat penghambatannya,nah darah inilah yang digunakan untuk energi bakteri agar tetap tumbuh pada medianya sebelum dimasukan senyawa aktif.Karena pada dasarnya penyakit malaria itu terjadi karena pertumbuhan plasmodium didalam eritrosit tubuh sehingga menimbulkan penyakit malaria.

      Hapus
    4. Dari penjelasan yang telah saudari jabarkan, disimpulkan bahwa penggunaan darah sebagai nutrien yaitu guna sebagai perkembangan pada bakteri didalam medianya dan juga sebagai energi agar tetap tumbuh. Nah apabila bakteri tumbuh kita akan dapat megetahui perkembangannya. Tentu saja hal ini dapat dijadikan pengamatan untuk mendapatkan solusi dalam penyakit malaria dengan mengunakan pengujian LDH secara in vitro ini.

      Hapus
  2. Untuk parameter yang perlu diperhatikan dalam mendapatkan keberhasilan pengujian LDH ini
    Diantaranya yaitu tumbuh kembang dari parasit malaria, itulah digunakan tadi nutrien sebagai pemicu agar bakteri tadi dapat tumbuh, hal ini digunakan agar nanti saat pengamatan dapat dilihat apakah bakteri itu tetap tumbuh atau tidak.
    Dan yang kedua adalah senyawa aktif yang digunakan, ketika kita menggunakan tanaman yang mengandung senyawa alkaloid dengan konsentrasi yang tepat pada saat kita pengerjaannya maka dapat dilihat apakah bakteri tersebut dapat terhambat pertumbuhannya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 13

Metode Farmakologi 4

Isolasi Senyawa bioaktif 15